Home

Bagi beberapa orang, pasar tradisional cenderung untuk dihindari karena tempat yang panas, terkadang becek, sumpek, dan ramai. Itu sebabnya mulai banyak yang beralih ke pasar modern.

Bagaimanapun pasar tradisional masih menyimpan daya tarik tersendiri, walaupun dengan berbagai resiko yang harus ditempuh. Daya tarik yang dimaksud antara lain:

  1. Harga yang cenderung lebih murah.
  2. Bisa terjada tawar-menawar, disinilah seni menjual dan membeli terjadi.
  3. Relatif lengkap sesuai dengan target segmen-nya.
  4. Masih menguasi 70% pasar di Indonesia.
  5. Tersedia dimana-mana, tidak mengenal waktu.

Walau dengan berbagai resiko yang disebutkan seperti:

  1. Karena banyak barang murah, sering terjadi resiko barang palsu atau bahkan justru merugikan.
  2. Tidak memiliki kelengkapan administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan seperti NPWP, nomor telepon, dsb.

Yang menarik dari pasar tradisional antara lain:

  1. Seringkali walaupun jumlahnya banyak, beberapa dari mereka mengambil barang dari tempat grosir yang sama. Sehingga bagi pemilik produk cukup mengetahui siapa-siapa saja di pasar tersebut yang bertindak sebagai grossir.
  2. Hubungan penjual dan pembeli lebih akrab dan tidak “palsu”, ini relatif ya. Tapi karena hubungan tersebut peran penjual dalam menawarkan produk sangat dominan. Banyak pembeli yang terpengaruh akibat cerita-cerita dari penjual.

—Bersambung—

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s